Oktober 19, 2026

Tertahan Tunggakan BPJS, Warga Jatimulya Sumedang Dibantu Operasi Lewat Program Sumedang Sehat BAZNAS

SUMEDANG, 19 OKTOBER 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang kembali menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan kesehatan darurat bagi masyarakat kurang mampu. Melalui program unggulan “Sumedang Sehat”, BAZNAS mengintervensi penanganan medis salah seorang warga yang membutuhkan tindakan operasi darurat setelah kepesertaan jaminan kesehatannya mengalami kendala administratif.

Seorang warga asal Dusun Pasir Malang, Desa Jatimulya, Kecamatan Sumedang Utara bernama Yanti Nuryanti (26), sebelumnya terancam tertunda menjalani tindakan operasi di rumah sakit. Hal ini terjadi karena status kepesertaan BPJS Kesehatan PBI (Penerima Bantuan Iuran) miliknya dinonaktifkan secara otomatis oleh sistem, lalu beralih menjadi kepesertaan Mandiri, yang memicu munculnya tunggakan iuran bulanan yang tidak terduga.

Mendengar laporan tersebut, tim Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Kabupaten Sumedang bergerak cepat melakukan verifikasi berkas setelah pihak keluarga melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Desa Jatimulya dan surat rekomendasi rencana operasi dari tim medis.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang menyatakan bahwa pembebasan tunggakan iuran BPJS Mandiri bagi pasien kritis merupakan salah satu prioritas asnaf dalam rumpun program Sumedang Sehat.

“Kami tidak ingin ada warga Sumedang yang hak kesehatannya terabaikan, apalagi menyangkut tindakan operasi yang bersifat darurat dan mengancam keselamatan jiwa. Ketika jaminan kesehatannya terhambat tunggakan imbas peralihan status PBI ke Mandiri, BAZNAS hadir memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki untuk melunasi tunggakan tersebut agar kepesertaan pasien langsung aktif kembali,” ujarnya.

Aparatur Pemerintahan Desa Jatimulya mengapresiasi respons cepat yang ditunjukkan oleh BAZNAS Sumedang. Berkat sinergi yang cepat antara pihak desa, rumah sakit, dan BAZNAS, hambatan administratif pembiayaan dapat diselesaikan tanpa proses yang berbelit-belit, sehingga pasien dapat segera dijadwalkan masuk ke ruang operasi.

Program Sumedang Sehat BAZNAS sendiri terus konsisten memfasilitasi kebutuhan medis warga miskin di seluruh pelosok Sumedang, mulai dari bantuan pengobatan gratis, penebusan obat, pembiayaan operasi, hingga penyediaan ambulans gratis 24 jam untuk mustahik yang membutuhkan.***apihayi


Berita Terkait