
SUMEDANG – Lensadeteksi.my.id Kesuksesan sebuah bisnis kerap diukur dari grafik yang terus menanjak: omzet meningkat, laba bertambah, ekspansi berjalan lancar. Namun bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang, ukuran keberhasilan sejati justru terletak pada seberapa luas kebermanfaatan yang dihasilkan bagi sesama.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, menegaskan bahwa zakat perusahaan adalah instrumen yang memastikan setiap capaian bisnis membawa keberkahan, bukan sekadar keuntungan finansial semata. “Kesuksesan bisnis bukan sekadar soal grafik yang naik, melainkan kebermanfaatan yang meluas,” ujarnya.
Zakat sebagai Jembatan Keberkahan dan Kemaslahatan
Menurut Ayi, zakat perusahaan memiliki peran ganda yang saling melengkapi. Di satu sisi, zakat menjadi sarana penyucian harta dan penguat keberkahan usaha. Di sisi lain, zakat menghadirkan kemaslahatan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, mulai dari program pemberdayaan ekonomi hingga bantuan pendidikan dan kesehatan.
“Zakat memastikan setiap capaian yang diraih perusahaan membawa keberkahan bagi perusahaan itu sendiri, sekaligus kemaslahatan bagi sesama,” katanya menegaskan filosofi dasar gerakan Zakat Menguatkan Indonesia yang digaungkan BAZNAS secara nasional.
Ayi mengajak para pelaku usaha di Kabupaten Sumedang, baik perusahaan besar maupun UMKM, untuk mulai menunaikan kewajiban zakat perusahaannya secara rutin. Penyaluran dapat dilakukan melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Sumedang di nomor 011 001 001 4831 atas nama BAZNAS Kabupaten Sumedang.
Ia menambahkan bahwa transparansi pengelolaan dana zakat menjadi prioritas utama lembaganya, sehingga setiap perusahaan yang berzakat dapat memastikan kontribusinya benar benar sampai kepada penerima manfaat yang berhak.
Bagi perusahaan yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai mekanisme zakat perusahaan, BAZNAS Kabupaten Sumedang dapat dihubungi melalui laman resmi baznas-sumedang.org atau layanan telepon di nomor 0261-208671.****
