Agustus 21, 2026

Orang Tua Keluhkan Biaya Atribut SMPN 1 Tomo, Kepala Sekolah Sofwan Bungkam saat Dikonfirmasi

SUMEDANG Lensadeteksi.my.id. Kebijakan pengadaan atribut seragam bagi siswa baru di SMP Negeri 1 Tomo, Kabupaten Sumedang, memicu keluhan dari sejumlah orang tua wali murid. Biaya paket atribut yang dinilai tinggi dituding memberatkan beban ekonomi keluarga.Berdasarkan data yang dihimpun, surat penawaran harga paket kelengkapan atribut sekolah tersebut dipatok dengan rincian sebagai berikut:

Paket Siswa Laki-laki: Rp 585.000 Paket Siswa Perempuan: Rp 595.000 Sejumlah wali murid menyatakan keberatan atas nominal tersebut. Mereka berharap pihak sekolah memberikan kebebasan penuh bagi orang tua untuk membeli perlengkapan sekolah di luar, sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing.

Kepala Sekolah Belum Memberikan JawabanUpaya konfirmasi telah dilakukan oleh awak media untuk mendapatkan klarifikasi berimbang mengenai dasar penentuan tarif dan mekanisme pengadaan tersebut. Namun, Kepala Sekolah SMPN 1 Tomo, Sofwan, belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.Sikap tidak kooperatif ini menyulitkan ruang transparansi informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan wali murid.

Menabrak Aturan Permendikbud Praktik penjualan atau pengadaan seragam paket yang dikelola institusi pendidikan ini dinilai bertentangan dengan regulasi nasional. Merujuk pada Permendikbud Ristek Nomor 50 Tahun 2022 Pasal 12, pengadaan pakaian seragam sekolah menjadi tanggung jawab penuh orang tua atau wali murid

Aturan tersebut melarang keras pihak sekolah maupun Komite Sekolah bertindak sebagai penjual, atau mewajibkan orang tua membeli atribut dari sekolah. Orang tua dibebaskan membeli seragam di pasar, toko pakaian, maupun menjahit sendiri selama pakaian tersebut sesuai ketentuan warna dan model sekolah.Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan wali murid di SMPN 1 Tomo ini

Berita Terkait