BOS SPPG DI KLARIFIKASI TERKAIT PENDISTRIBUSIAN ALPUKAT MENTAH DI MENUNYA TIDAK MEMBERIKAN JAWABAN MALAH MEMERINTAHKAN BABINSA

Sumedang Lensadeteksi.my.id.             Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah kecamatan Tomo kab Sumedang, mendapat kritik dari orangtua siswa penerima program Makanan Bergizi Gratis Kritik muncul setelah ditemukan buah alpukat yang masih muda dan mentah dalam penyajian menu MBG kepada siswa
Sejumlah orangtua murid mempertanyakan kualitas menu yang disajikan kepada siswa.
Mereka menilai buah alpukat yang masih mentah dan keras tidak layak dikonsumsi anak-anak.
Bagaimana siswa mau makan alpukat yang masih mentah seperti itu. Menu seperti ini tidak pantas,” ujar salah seorang orangtua murid.
Para orangtua juga menyinggung penggunaan anggaran program MBG yang dinilai seharusnya dapat menghasilkan kualitas menu lebih baik bagi siswa.
Mereka berharap instansi terkait memberikan evaluasi dan sanksi tegas dan apabila ada temuan tindak pidana agar segera di tindak lanjuti oleh APH dan Dewan Pengawas Kabupaten terhadap pengelola SPPG setempat jika ditemukan kesengajaan atau kelalaian dalam penyediaan menu.

Salah seorang  ahli gizi di salah satu dapur saat di konfirmasi dan di mintai pendapatnya  menyatakan bahwa Prinsipnya makanan MBG itu siap saji siap konsumsi .Alpukat mentah tidak bisa dan tidak layak disajikan untuk menu Makan Bergizi Gratis (MBG).dan aturan dari BGN juga senada  bahwa Alpukat mentah tidak bisa dan tidak layak digunakan untuk menu Makan Bergizi Gratis (MBG). [1]
Penyajian buah yang belum matang keras, pahit, dan berisiko memicu gangguan pencernaan, sehingga menyalahi standar kelayakan konsumsi program MBG. Gunakan hanya alpukat yang sudah matang sempurna dengan daging buah yang lembut dan siap makan. [1, 2, 3]
Saat dikomfirmasi  pemilik Dapur SPPG tersebut belum memberikan tanggapan apapun..bahkan memerintahkan Babinsa  untuk melakukan klarifikasi ** apihayi

Berita Terkait