Februari 22, 2026

BAZNAS Sumedang Kembali Bantu Penyandang Disabilitas

SUMEDANG, Lensadeteksi.my.id Dibalik sepasang kaki palsu, tersimpan harapan yang lama tertahan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang kembali menghadirkan makna zakat yang sesungguhnya dengan menyalurkan bantuan kaki palsu kepada tujuh penyandang disabilitas, Senin (26/1/2026), di Kantor BAZNAS Sumedang.
Bantuan tersebut bukan sekadar alat bantu gerak, melainkan jembatan menuju kemandirian dan martabat hidup. Program ini menyasar penyandang disabilitas dari keluarga kurang mampu yang selama ini terhambat beraktivitas akibat keterbatasan fisik dan ekonomi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, menegaskan bahwa zakat harus hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan kemanusiaan.
“Zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang memulihkan. Dengan kaki palsu ini, kami ingin para penerima kembali melangkah dengan percaya diri dan memiliki kesempatan yang sama untuk hidup produktif,” ujar Ayi.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut merupakan buah dari kepercayaan para muzaki yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Ia menegaskan, setiap rupiah yang dihimpun harus memberi dampak nyata.
“Inilah wajah zakat yang kami perjuangkan. Yakni, zakat yang mengangkat derajat, bukan sekadar meringankan,” katanya.


Bagi Eman, salah seorang penerima bantuan, kaki palsu yang diterimanya menjadi titik balik hidup. Setelah lama bergantung pada bantuan orang lain, kini harapan untuk mandiri kembali terbuka.
“Saya seperti diberi kesempatan kedua untuk berjalan dan bekerja lagi. Terima kasih kepada BAZNAS dan para donatur. Bantuan ini mengubah hidup saya,” tutur Eman dengan mata berkaca-kaca.
Program bantuan kaki palsu ini menjadi penegasan bahwa zakat, ketika dikelola secara amanah dan profesional, mampu menjelma menjadi energi perubahan sosial. Dari Sumedang, BAZNAS menunjukkan bahwa kepedulian yang dikelola dengan baik dapat mengembalikan langkah dan menumbuhkan masa depan.**apihayi

Berita Terkait